Ini Tampang Pelaku Pemukul Pertama Ade Armando, Diburu Polisi

0
71

JAKARTA-Dosen Univesitas Indonesia (UI) Ade Armando dihajar dan ditelanjangi oleh sejumlah orang Ketika menghadiri Demo Mahasiswa di depan gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Dari rekaman video yang beredar, terlihat ada pria yang pertama kali memukul kepala bagian belakang Ade Armando.

Tiba-tiba, seorang pria berjaket hitam dan menggunakan topi hitam memukul Ade Armando.

Ade Armando tampak dipegangi oleh seorang pria. Setelah itu, pria lain terlihat memukul Ade Armando dari arah depan.

Sejurus kemudian, beberapa orang serempak menghajar Ade Armando. Sejumlah pria juga terliha menendang Ade Armando.

Dikeroyok banyak orang, Ade Armando terjatuh di jalan. Sejumlah orang berupaya melerai pengeroyokan tersebut.

Hidungnya dan bagian wajah Ade Armando bersimbah darah.

Kemudian, terlihat pula Ade Armando yang terlibat cekcok dengan emak-emak.

Mereka mengata-ngatain Ade Armando dengan sebutan buzzer.

Dosen Universitas Indonesia, dianiaya sekumpulan massa yang diduga bukan dari kelompok mahasiswa.

Ade juga mencoba melindungi kepala dan badan sambil tersungkur ke tanah ketika dia menerima amukan massa.

Ade lantas dievakuasi ke tempat yang lebih aman. Hingga saat ini, kondisi massa di depan gedung DPR RI masih belum kondusif.

Sebelumnya, Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) berencana menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung DPR RI.

Dalam aksi tersebut, kelompok yang terdiri dari kumpulan BEM beberapa universitas ini membawa beberapa tuntutan di antaranya penolakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo memastikan bakal mengusut pemukulan terhadap penggiat media sosial Ade Armando dalam aksi unjuk rasa aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin, 11 April 2022.

BACA JUGA  Link Video Pelajar Kota Palopo Tersebar di Medsos, Orang Tua Korban Lapor Polisi

Ia mengatakan kasus tersebut akan ditangani oleh Polda Metro Jaya sebagai kepolisian wilayah yang mengamankan jalan aksi unjuk rasa.

“Akan ditangani oleh Polda Metro Jaya. Siapapun yang terbukti melakukan perbuatan pidana akan diproses,” kata Dedi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here